Tanggal Hari Ini : 22 Sep 2017 Login - Daftar
Profil | Info Usaha | Peluang Usaha | Entrepreneurship | Strategi Usaha | Keuangan | Profil Sukses | Jadwal Seminar
WaralabaInfo ProductBisnis OnlineIde BisnisInformasi Kumpulan Usaha MemberPendaftaran memberForum WirausahaMerchandiseInfo Iklan
 
dr. Azhari tak pernah menyangka menjadi pebisnis property
Salah satu modal penting yang saya miliki adalah keyakinan, bahwa property, terutama rumah dan tempat usaha selalu diperlukan oleh masyarakat. Setiap tahun jumlahnya kian banyak yang dibutuhkan, dan hal itu merupakan peluang bisnis yang sangat menggiurkan.

Sejak lulus dari fakultas kedokteran, saya tidak pernah membayangkan suatu saat akan menjadi peternak property. Profesi yang jauh dari benak maupun fikiran saat itu. Seperti kebanyakan lulusan fakultas kedokteran, usai lulus dan bergelar dokter, saya bekerja di beberapa perusahaan swasta sebagai dokter perusahaan. Tahun 1987 – 1998 saya menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ditugaskan sebagai dokter puskesmas di Kawasan Tangerang, Banten. Sebagai dokter Puskesmas saya bertugas   dan mengabdi untuk melayani kesehatan masyarakat, dan bertemu dengan berbagai kalangan.  Namun ada mimpi besar yang ingin saya capai saat itu, yaitu bagaimana  saya dapat berkiprah lebih besar bagi masyarakat yang lebih luas?.

Sebagai dokter, yang juga merangkap sebagai Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) saya bergaul dengan semua lapisan masyarakat. Saya melihat, mengetahui, dan mengamati bagaimana sebuah wilayah berkembang. Kantor Puskesmas, dimana saya bertugas, dulu berada di lokasi yang sepi, namun sepuluh tahun berjalan, kiri kanan jalan sudah berdiri cukup banyak kompleks perumahan, mulai dari perumahan sederhana, hingga perumahan kelas menengah lainnya. Sayangnya, perkembangan yang pesat di depan mata ini hanya menjadi tontonan yang hanya manis dilihat oleh mata, tanpa tahu apa yang harus saya lakukan.

Suatu hari saya berkenalan dengan pasien saya yang juga pengembang rumah sederhana. Pendidikannya tidak tinggi, pergaulannya biasa-biasa saja, dan ia juga tidak memiliki uang banyak untuk modal usaha, namun toh ia bisa. Mengapa saya tidak bisa? Mulailah fikiran saya berkelana, jika orang lain bisa saya juga bisa menjadi peternak property.

suasana workshop Property

Tahun 1998, saya memutuskan keluar dari PNS. Mendapat tantangan? Ya, terutama dari keluarga. Juga dari para kolega. Tantangan itu datang karena saya bukan berasal dari keturunan pengusaha, dan saya adalah seorang dokter.  Sambil praktek pribadi, saya menjalankan bisnis property, dengan menjadi peternak property.

Modal? Anda mengira saya memiliki modal? Saya benar-benar memulainya dari nol besar. Bermodal bertanya kiri kanan, bertemu banyak orang, dan pastinya juga banyak pengalaman  menyedihkan, mengharukan, menyenangkan – semua sudah saya lalui. Maklum saat itu saya tidak memiliki mentor untuk menjalankan bisnis property, terlebih mengikuti workshop atau pelatihan seperti saat ini. Saya benar-benar memulainya dari bawah, dan benar-benar dari nol.

Salah satu modal penting yang saya miliki adalah keyakinan, bahwa property, terutama rumah dan tempat usaha selalu diperlukan oleh masyarakat. Setiap tahun jumlahnya kian banyak yang dibutuhkan, dan hal itu merupakan peluang bisnis yang sangat menggiurkan.

Keyakinan itu saya bangkitkan TERUS untuk membunuh KERAGUAN yang menghinggapi pikiran kecil saya yang kadang datang. 4 (Empat) tahun kemudian, saya mendapatkan keajaiban dahsyatnya menjadi peternak property, dan terus tumbuh hingga sekarang.

Saya melihat banyak orang-orang yang memiliki pengalaman yang sama dengan saya, dan bersama-sama membangun generasi baru miliarder property. Jangan tunda untuk merasakan keajaiban menjadi peternak property.